Belajar bahasa Jepang,
jadi teman.
Berawal dari yang disukai anak — anime, manga, game. Setiap hari mengobrol, tertawa, dan berteman dengan anak Jepang sebaya. Sekolah yang bertahan karena terasa “menyenangkan”.
Biaya & jadwal pembukaan kami kirim lewat panduan untuk yang mendaftar. 1 menit, cukup email.
Yang bikin capek, kami jawab.
🎬Suka anime, tapi tetap tak bisa bicara bahasa Jepang
→ Di TOMODACHI JAPAN
Kami mulai justru dari yang disukai anak. Kata-kata dari anime dipakai langsung untuk mengobrol dengan teman Jepang — jadi bahasa yang benar-benar “terpakai”.
😮💨Les privat & aplikasi mahal, tapi anak cepat bosan
→ Di TOMODACHI JAPAN
Bukan latihan tata bahasa sendirian. Belajar berbasis proyek bersama teman. “Disuruh belajar” berubah jadi “ingin belajar”.
🗣️Tak ada lawan bicara bahasa Jepang di sekitar
→ Di TOMODACHI JAPAN
Jembatannya adalah anak Jepang sebaya (NIJIN Academy, lebih dari 1.000 siswa). Terhubung sebagai teman, setiap hari.
🏠Sekolah bahasa jauh, antar-jemput repot
→ Di TOMODACHI JAPAN
Sepenuhnya online. Dari rumah, lewat HP atau laptop. Tanpa antar-jemput, disesuaikan dengan zona waktu Indonesia.
Kenapa belajar bahasa Jepang sekarang?
Tiga alasan mengapa keluarga di Indonesia memilih memulai sejak dini.
Dimulai dari yang disukai
Anime, manga, dan game digemari jutaan anak Indonesia — pintu masuk paling alami dan menyenangkan menuju bahasa Jepang.
Membuka pintu masa depan
Jepang makin terbuka bagi talenta muda Indonesia. Bahasa Jepang membuka peluang studi dan kerja di kemudian hari.
Lebih awal, lebih kuat
Mulai sejak kecil membuat bahasa Jepang terasa alami — sekaligus melatih fokus, percaya diri, dan cara berpikir anak.
Tapi kunci agar anak benar-benar bisa bicara dan terus melanjutkan bukan menghafal sendirian — melainkan memakai bahasa Jepang untuk berteman.
Bukan “guru & murid”, bukan pula “sendirian”.
Belajar bersama〈teman〉.
Setiap hari mengobrol, tertawa, dan belajar bersama anak Jepang sebaya. Bahasa Jepang menjadi “bahasa yang terpakai”, dan anak punya tempat untuk kembali — itulah TOMODACHI JAPAN.
Bisa lancar. Tapi sendirian.
Hanya hubungan guru dan murid. Latihan bahasa jalan, tetapi tak lahir teman sebaya maupun tempat berkumpul.
Praktis. Tapi kesepian.
Harus konsisten sendiri. Begitu tersendat, berhenti — tak ada “lawan bicara” maupun “alasan untuk lanjut”.
“Sekolah” untuk belajar bersama teman.
Terhubung dengan anak Jepang sebaya setiap hari. Karena ada teman, anak jadi berani bicara dan terus lanjut. Bahasa Jepang tumbuh alami di dalamnya.
| Dibandingkan | TOMODACHI JAPAN | Les privat 1-on-1 | Aplikasi & video | Kursus bahasa biasa |
|---|---|---|---|---|
| Teman Jepang sebaya | ◎ Dapat setiap hari | ✕ Hanya dengan guru | ✕ Sendirian | △ Sesama peserta kursus |
| Mudah dilanjutkan | ◎ Lanjut karena “senang” | △ Bergantung jadwal | ✕ Mudah menyerah | △ Sesuai jam kursus |
| Tempat & antar-jemput | ◎ Dari mana saja · tanpa antar-jemput | ◎ Dari mana saja | ◎ Dari mana saja | ✕ Harus datang |
| Cara belajar | Dialog & proyek, kelas 8 anak | Satu lawan satu | Video & latihan | Kelas klasikal |
| Tempat setelah kelas | ◎ Ada waktu sepulang sekolah | ✕ Tidak ada | ✕ Tidak ada | △ Hanya saat kelas |
※Perbandingan kecenderungan umum. Bukan soal mana yang baik atau buruk, melainkan pilihan yang cocok untuk keluarga Anda.
Tidak menggurui. Mengobrol bersama.
Dapat teman
Berdialog dengan anak Jepang setiap hari. Kemajuan diukur bukan dari skor, melainkan dari “berapa teman yang kamu dapat?”
Ada waktu sepulang sekolah
Di kampus metaverse, ada tempat berkumpul setelah kelas. Ada ekskul, obrolan santai, sampai makan siang bersama.
Bukan sekadar belajar
Bukan latihan tata bahasa, melainkan berbasis proyek. Dari yang disukai, mengalir alami menuju bahasa Jepang.
Kekhawatiran Anda, kami jawab jujur.
“Aman tidak?” “Bahasanya benar-benar terasah?” “Berapa lama waktunya?” — hal yang paling dipikirkan orang tua.
Aman & terpantau
Kelas berisi 8 anak dengan guru selalu mendampingi. Kampus adalah ruang tertutup khusus siswa — tak ada DM dari orang asing. Orang tua pun bisa melihat suasananya.
Kemampuan yang sungguhan
Sebelum masuk, kami cek level percakapan lalu tempatkan di kelas yang setara. Tak berhenti di obrolan — membaca, menulis, hingga menuju level nyata (arah JLPT) sebagai bekal masa depan.
Waktu & cara ikut
Jam kelas disesuaikan dengan zona waktu Indonesia (WIB). Bisa setiap hari, bisa hanya sepulang sekolah atau akhir pekan. Tanpa antar-jemput — cukup dari HP atau laptop.
Bahasa Jepang berubah jadi
“waktu paling disukai”.
Karena “belajar”, tak bertahan. Karena “teman”, terus lanjut.
Teman di Jakarta. Teman di Tokyo.
Hari ini, di kelas yang sama.
Dalam kelas kecil berisi 8 anak, anak-anak dunia dan anak Jepang belajar bersama setiap hari. Di sini tak ada “murid asing” — semua orang adalah orang asing bagi seseorang, sekaligus warga lokal di tempatnya sendiri.
🌏 Asia Tenggara
🇸🇬 Singapura
🇨🇳 Shanghai
🇦🇪 DubaiBukan pamer, tapi bukti.
Anak yang dulu berkata “hidup pun rasanya berat”, kini mulai menceritakan mimpinya sendiri. Ia merasa terhubung dengan dunia — kami sekeluarga sungguh senang memilih NIJIN.
“
Tak ada anak yang tak punya cahaya.
Jangan salahkan orangnya — ciptakan sistemnya.
Dari Fakultas Pendidikan Universitas Chiba, lalu menjadi relawan JICA di Guatemala. Sepulangnya, mengajar sebagai guru SD selama 7 tahun, dan pada 2022 mendirikan NIJIN Inc. Ia mengabdikan hidupnya menciptakan “sistem” agar setiap anak bisa menyukai dirinya sendiri. TOMODACHI JAPAN lahir dari jalan yang sama.
— Tatsuro Hoshino / CEO, NIJIN Inc.
Ada yang cocok, ada yang kurang.
😊 Kemungkinan cocok
- ✓Ingin anak merasakan “berhasil nyambung” dalam bahasa Jepang, bukan sekadar nilai
- ✓Ingin anak punya teman Jepang sebaya dengan hubungan yang bertahan
- ✓Ingin anak bisa lanjut sendiri karena “senang”
- ✓Ingin bahasa Jepang jadi bekal nyata untuk masa depan anak
🤔 Mungkin pilihan lain lebih pas
- –Hanya ingin mengejar level/sertifikat JLPT secepatnya
- –Ingin dinilai ketat dengan skor dan peringkat setiap saat
- –Hanya menginginkan bimbingan privat satu lawan satu
※Kemampuan bahasa Jepang yang sungguhan tentu tetap tumbuh. Namun jika tujuannya hanya “bahasa demi nilai”, pilihan lain bisa lebih cocok.
Hal yang sering ditanyakan.
Mulai usia berapa bisa ikut?
Terutama untuk anak SD hingga SMP. Belum bisa membaca hiragana pun tidak masalah. Silakan berkonsultasi dulu dengan kami.
Sama sekali belum bisa bahasa Jepang, apakah tidak apa-apa?
Tidak apa-apa. Kami mulai bukan dari “mengajar”, melainkan dari “menghabiskan waktu bersama”, jadi dari nol pun bisa ikut.
Apa saja yang dibutuhkan?
Cukup komputer atau tablet yang terhubung internet. Tidak ada pengaturan yang rumit, dan bisa diakses dari HP.
Berapa biayanya?
Rincian biaya, beasiswa, dan jadwal pembukaan kami kirimkan lewat panduan sekolah untuk yang mendaftar. Pendaftaran gratis dan hanya butuh alamat email.
Mulai dari panduan sekolah.
Angkatan perdana dibuka Desember 2026. Dengan mendaftar, Anda menjadi yang pertama menerima panduan sekolah, info pembukaan, serta undangan sesi uji coba. Biaya, beasiswa, dan jadwal juga kami sampaikan lewat panduan.
Angkatan perdana terbatas. Pendaftaran ditutup begitu kuota penuh.
Opening December 2026 — sign up to hear the news first!
Artikel terbaru
Info baru setiap minggu untuk anak belajar bahasa Jepang.
- Kursus Bahasa Jepang untuk Anak SMP: 6 Pilihan dan Biaya

- Les Privat Bahasa Jepang: Berapa Biayanya dan Kapan Cocok

- Les Bahasa Jepang Anak SD: 7 Pilihan dan Biayanya (2026)

- Kursus Bahasa Jepang Online Gratis untuk Anak: 7 Sumber dan Batasnya (2026)

- Les Bahasa Jepang untuk Anak di Depok: 7 Pilihan dan Biayanya (2026)

- Les Bahasa Jepang untuk Anak di Bekasi: 7 Pilihan dan Biayanya (2026)

