Saat mencari cara agar anak bisa belajar bahasa Jepang, sebagian besar orang tua di Indonesia akan menemukan nama-nama yang sama: Cakap, Preply, Superprof, dan platform sejenis. Semuanya bagus untuk tujuan tertentu — tapi belum tentu semuanya cocok untuk anak. Artikel ini membandingkannya secara jujur, lengkap dengan perkiraan biaya, lalu menjelaskan satu hal yang paling menentukan apakah anak akhirnya bisa berbicara.
(Harga di bawah adalah perkiraan umum per Juli 2026 dan bisa berubah; sebagian platform punya paket atau versi gratis. Selalu cek langsung situs resminya untuk angka terbaru.)

Perbandingan singkat: Cakap, Preply, Superprof & kelas grup
Berikut gambaran jujur beberapa pilihan yang umum dipakai di Indonesia:
| Pilihan | Format | Perkiraan biaya | Kelebihan | Kekurangan untuk anak |
|---|---|---|---|---|
| Cakap | Kelas online terstruktur + aplikasi | ±Rp 100–500 rb/bln (per paket) | Materi rapi, bersertifikat, cocok pemula | Dirancang umum/dewasa, bukan khusus anak & jarang bicara rutin |
| Preply | Les privat 1-on-1 dengan tutor | ±Rp 70–150 rb/jam | Fleksibel, banyak pilihan tutor | Sendirian tanpa teman, biaya menumpuk kalau rutin, tutor belum tentu ahli anak |
| Superprof | Marketplace guru privat (online/tatap muka) | ±Rp 66–89 rb/jam | Mudah cari guru lokal, harga bervariasi | Kualitas guru tidak seragam, tetap 1-on-1 tanpa teman sebaya |
| Kursus grup umum | Kelas reguler per level | ±Rp 1,5–5 jt per level (1–3 bln) | Ada teman sekelas, terstruktur | Fokus ujian/JLPT, jadwal kaku, sering untuk remaja/dewasa |
| TOMODACHI JAPAN | Kelas kecil (8 anak) + teman Jepang, khusus anak | Rp 1,2 juta/bln (dengan beasiswa, sesi sepuasnya) | Bicara langsung tiap hari, khusus anak, terus semangat | Bukan les privat 1-on-1 maupun aplikasi mandiri |
Perhatikan polanya: aplikasi dan tutor privat unggul dalam fleksibilitas, tapi hampir semuanya menaruh anak dalam posisi belajar sendirian — entah menghadap layar aplikasi, atau menghadap satu tutor tanpa teman sebaya. Padahal, bagi anak, teman adalah alasan terbesar untuk mau lanjut.
3 hal yang paling penting saat memilih untuk anak

- Berapa banyak anak benar-benar berbicara? Aplikasi = menekan tombol. Kelas besar = kebanyakan mendengar. Yang membangun kemampuan bicara adalah giliran berbicara yang sering — bolak-balik dengan orang sungguhan.
- Apakah ada teman sebaya? Anak butuh alasan untuk kembali. Belajar bersama teman jauh lebih tahan lama daripada sesi 1-on-1 yang terasa seperti “pelajaran tambahan”.
- Apakah memang dirancang untuk anak? Banyak platform bagus, tapi dibuat untuk orang dewasa atau persiapan JLPT. Anak butuh pendekatan, tema, dan tempo yang khusus untuk mereka.

Jadi, mana yang sebaiknya dipilih?

Ini bukan soal “platform lain jelek”. Cakap bagus untuk materi terstruktur, Preply dan Superprof bagus kalau Anda ingin jadwal fleksibel dengan satu tutor. Tapi kalau tujuan Anda adalah anak yang berani berbicara dan terus melanjutkan, pertimbangkan tempat yang memberi anak teman sebaya dan banyak giliran bicara. (Kami bahas lebih dalam kenapa banyak anak “sudah les tapi belum bisa bicara” di artikel ini, dan membandingkan les privat 1-on-1 dengan kelas grup di panduan ini.)
Itulah pendekatan kami di TOMODACHI JAPAN — sekolah bahasa Jepang online khusus anak. Anak belajar dalam kelas kecil bersama teman dan mendapat teman Jepang sungguhan sebaya (dari NIJIN Academy, lebih dari 800 siswa). Mereka mulai dari yang disukai — sering kali anime — lalu terbiasa berbicara, bukan sekadar menghafal. Dengan beasiswa untuk keluarga di Indonesia, biayanya Rp 1,2 juta/bulan dengan sesi sepuasnya. Detailnya ada di halaman Cara Belajar dan Biaya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Mana yang paling murah?
Aplikasi seperti Cakap paling murah untuk belajar mandiri. Tapi kalau dihitung per hasil — yaitu anak benar-benar bisa bicara — les privat per jam justru cepat menumpuk biayanya. Kelas kecil dengan sesi sepuasnya sering lebih hemat per jam belajar.
Preply atau Superprof, mana yang lebih baik untuk anak?
Keduanya mirip — sama-sama 1-on-1 dengan tutor. Kuncinya ada di tutornya: pastikan berpengalaman mengajar anak. Kekurangan yang sama tetap ada: tidak ada teman sebaya untuk membuat anak semangat.
Anak saya masih nol, belum bisa apa-apa. Mulai dari mana?
Dari nol pun tidak masalah. Yang penting anak mulai dari hal yang disukai dan punya teman untuk diajak bicara. Kami menyediakan pendamping khusus untuk pemula.
Berapa biaya di TOMODACHI JAPAN?
Rp 1,2 juta/bulan dengan sesi sepuasnya (sudah termasuk beasiswa otomatis untuk keluarga di Indonesia). Rinciannya di halaman Biaya.
Pilih tempat yang membuat anak berani berbicara.
Rencana pembukaan perdana Desember 2026. Daftarkan email Anda, dan kami akan menjadi yang pertama mengabari info pembukaan serta undangan sesi uji coba.

