Bukan sekadar “belajar bahasa Jepang”,
tapi “berteman lewat bahasa Jepang”.
Anak yang suka Jepang, berteman dengan anak Jepang sebaya sambil melanjutkan bahasa Jepangnya. Di halaman ini kami ceritakan dengan jujur — apa, kenapa, dan bagaimana TOMODACHI JAPAN bekerja.
Lewat bahasa Jepang, menjadi teman.
Tidak menggurui, tidak memaksa, tidak mengetes. Setiap hari berdialog dan tertawa bersama anak Jepang sebaya — belajar bahasa Jepang “sambil berteman”. Sekolah bahasa Jepang online untuk anak, dikelola oleh NIJIN Inc.
Untuk siapa
TK besar–SMA. Kelas dibagi per level percakapan, bukan usia
Bentuk
Online, kelas kecil 8 orang, bebas ikut sesering mungkin
Dari mana saja
Dari rumah, lewat HP atau laptop. Zona waktu Indonesia disesuaikan
Pembukaan
Angkatan perdana Desember 2026 / NIJIN Inc.
Belum bisa bahasa Jepang sama sekali, belum bisa baca hiragana pun tidak apa-apa. Karena sekelas dengan teman selevel, anak tidak akan tertinggal — dan tidak akan bosan.
Berawal dari suka.
Berlanjut jadi bisa berteman dengan orang Jepang.
Jutaan anak Indonesia jatuh cinta pada Jepang lewat anime, manga, dan game — tapi sedikit yang benar-benar bisa memakainya untuk berteman. Di situlah kami hadir.
Kenapa “berteman”, bukan sekadar kursus.
Pembelajar bahasa Jepang di dunia
(rekor tertinggi 2024)
Sumber: survei Japan Foundation
Indonesia termasuk negara dengan
pembelajar bahasa Jepang terbanyak di dunia
Minat besar — tinggal diubah jadi “bisa dipakai”
Minat terhadap Jepang sudah besar. Yang sering hilang adalah lawan bicara — teman sungguhan untuk memakai bahasa Jepang setiap hari. Maka kunci agar anak benar-benar bisa bicara bukanlah kelas tata bahasa, melainkan “teman”. Itulah yang kami bangun.
Tidak menggurui. Tidak mengetes. Berdialog setiap hari.
Tidak menggurui
Bukan “ini partikel wo”, tapi “tadi apa yang paling seru?”. Percakapannya sendiri yang jadi buku pelajaran.
Tidak mengetes
Bukan demi nilai, tapi agar anak punya tempat, punya teman Jepang, dan makin cinta Jepang.
Berdialog setiap hari
Karena salah pun bisa ditertawakan bersama, anak betah. Budaya “dialog & kehangatan” khas NIJIN, langsung ke bahasa Jepang.
Ukuran kemajuan kami bukan nilai ujian. “Dapat berapa teman?” — itulah rapor kami.
Beda dari kursus, guru privat, maupun aplikasi.
| Dibandingkan | TOMODACHI JAPAN | Kursus bahasa Jepang | Guru privat 1-on-1 | Aplikasi & video |
|---|---|---|---|---|
| Teman sebaya dari Jepang | ◎ Setiap hari | △ Sesama murid lokal | ✕ Hanya dengan guru | ✕ Sendiri |
| Betah / konsisten | ◎ Lanjut karena “seru” | △ Jadwal kaku | △ Sistem janjian | ✕ Mudah menyerah |
| Lokasi & antar-jemput | ◎ Dari rumah, tanpa antar-jemput | ✕ Harus datang ke tempat | ◎ Di mana saja | ◎ Di mana saja |
| Cara belajar | Kelompok kecil 8 orang, dialog & proyek | Kelas klasikal | Privat 1-on-1 | Video & drill |
| Tempat setelah kelas | ◎ Ada “tongkrongan” online | △ Hanya saat kelas | ✕ Tidak ada | ✕ Tidak ada |
※Perbandingan tren umum. Bukan soal mana yang baik/buruk, tapi mana yang paling cocok untuk keluarga Anda. Dipakai berdampingan dengan les lain pun boleh.
Bukan klaim, tapi bukti.
Jembatannya adalah anak-anak dari sekolah saudara kami, NIJIN Academy (total 1.000+ siswa). Anak-anak Jepang yang belajar setiap hari di kampus metaverse menyambut anak dari seluruh dunia sebagai “teman Jepang”. Untuk anak Indonesia yang cinta Jepang dan ingin bisa berbahasa Jepang, TOMODACHI JAPAN adalah tempat itu.
Yang dibutuhkan bukan kelas, tapi “teman”.
Banyak anak jatuh cinta pada Jepang lewat anime, manga, dan game. Tapi rasa suka itu sering berhenti di layar — tanpa pernah dipakai untuk benar-benar berbicara dengan orang Jepang.
Tidak menggurui. Tidak memaksa. Tidak mengetes. Berdialog setiap hari, tertawa setiap hari, dan tanpa terasa anak jadi cinta bahasa Jepang. Sekolah seperti itu kami bangun bersama anak-anak Jepang. Kami percaya: tidak ada anak yang tidak bisa bersinar.
Direktur NIJIN Inc. Tatsuro Hoshino
Kami sampaikan dengan jujur.
😊 Kemungkinan besar cocok
- ✓Lebih mementingkan pengalaman “berhasil nyambung” daripada nilai
- ✓Ingin anak punya teman Jepang sebaya dan hubungan yang berlanjut
- ✓Ingin anak bisa lanjut sendiri karena “seru”, bukan karena disuruh
- ✓Suka Jepang (anime/manga/game) dan ingin mengubahnya jadi kemampuan nyata
🤔 Mungkin pilihan lain lebih pas
- –Hanya ingin mengejar level JLPT secepat mungkin
- –Ingin setiap sesi dinilai ketat dengan angka & peringkat
- –Hanya mencari bimbingan privat satu-satu
※Kemampuan bahasa Jepang tentu tetap tumbuh. Jika tujuannya semata “bahasa Jepang demi nilai”, pilihan lain bisa lebih pas.
Untuk yang baru pertama mengenal kami.
Anak belum bisa bahasa Jepang sama sekali, apakah tidak apa-apa?
Tidak apa-apa. Mulai dari nol pun boleh, belum bisa baca hiragana pun boleh. Karena kelas dibagi per level percakapan, anak tidak akan tertinggal.
Apakah bisa ikut dari Indonesia?
Bisa. Sepenuhnya online — dari rumah, lewat HP atau laptop. Jadwal kami sesuaikan dengan zona waktu Indonesia.
Berapa biayanya?
Kami memakai satu tarif bulanan flat dengan sesi sepuasnya, dan keluarga di Indonesia otomatis mendapat Tomodachi Japan Scholarship (mengikuti negara tinggal, tanpa perlu mengajukan). Rincian angkanya kami kirim lewat brosur sekolah yang gratis — ringkasannya ada di halaman Biaya.
Mulai dari usia berapa?
Umumnya TK besar (sekitar 5 tahun) sampai SMA. Kami lebih mementingkan level percakapan daripada usia. Silakan konsultasikan dulu.
Mulai dari panduan sekolah.
Angkatan perdana dibuka Desember 2026. Begitu mendaftar, Anda akan menerima panduan sekolah, info pembukaan, dan undangan kelas coba paling awal. Biaya, beasiswa, dan jadwal pembukaan pun kami kirim lewat panduan.
